Hai...
Selamat datang di blog ku..
Selamat membaca keluh kesah atau perasaan campur aduk ku mengenai satu kata yaitu Cinta.
Halooo umur 21 masih galau??? Yess..
Aku terlanjur trauma untuk masalah yang seperti ini, banyak teman yang mengatakan bahwa dalam hubungan percintaan aku selalu sial. Yah, ternyata setelah kupikir-pikir itu benar.
Terakhir kali aku menyukai teman SD ku yang kembali berkomunikasi setelah 12 tahun lamanya kami tak pernah berkabar. Saat kami kembali berkomunikasi walaupun hanya lewat sosial media aku mulai merasa nyaman. Tapi pada akhirnya aku akan kalah dengan orang yang berada disampingnya. Jadi, aku lebih baik menjauh dan menghilang. Karena perasaan ku yang terlalu sensitif yang tidak bisa menerima jika sesuatu menghianatiku.
Begitulah seorang perempuan. Tapi di sini aku akan sedikit membahas mengenai macam-macam perempuan
Lembut, keras, tegas, ragu-ragu, dan berbagai rupa rasa lainnya.
Sesama perempuan saja kami kadang-kadang masih suka kesal atau sensitif karena sangat sulit memahami perasaan perempuan lainnya. Pertengkaran sering terjadi hanya karena masalah sepele. Laki-laki pun tidak kalah bingungnya bila sudah menyangkut masalah perasaan perempuan.
Perempuan begitu memperhatikan hal detil. Ada yang salah sedikit dengan alisnya atau sepatunya atau bajunya atau juga jerawat satu di mukanya, atau kulitnya menjadi sedikit belang setelah berenang, dia bisa terus khawatir dan ngomel seharian. Padahal, bila ditanya pada laki-laki, apakah mereka memperhatikan apa yang sering diperhatikan perempuan bila ingin menarik perhatian
laki-laki? Apa jawab mereka? Ternyata laki-laki tidak terlalu perhatian dengan hal yang selama ini menjadi perhatian perempuan.
Satu lagi, perempuan suka pamer. Perasaannya akan berbunga-bunga beraneka warna kalau sudah dipuja-puji. Oleh karena itu, pakaian seksi yang terbuka di sana sini pun dipakai demi meraih setitik
pujian. Padahal, banyak laki-laki justru penasaran kalau melihat
wanita manis tapi berbalut pakaian yang tertutup.
Sedikit melihat perkembangan zaman yang semakin modern ini membuat saya agak sedikit berkata aduhhh, karena bisa kita lihat sendiri, perempuan-perempuan zaman sekarang terkadang sudah lupa diri. Pamer body, padahal body cengkreng kulit pas-pasan sama hidung gak seberapa sama bola bekel aja sudah sok dipamerin. Apalagi sekarang sudah banyak media sosial yang semakin canggih. Di uplod ingin dipuja puji disanjung cantik, lalu mendapat kenalan dari sosial media lalu diculik terus gituuuu deh.. Duh zaman sekarang udah serem.
Maka dari itu menjadi seorang perempuan patutnya memawas diri, menjaga diri, menghormati diri sendiri agar kelak kita menjadi suatu panutan yang baik.
Seorang laki-laki dikatakan baik jika ia mampu menghargai seorang perempuan. Dan perempuan dikatakan mulia jika ia senantiasa menghargai dirinya.
Selamat datang di blog ku..
Selamat membaca keluh kesah atau perasaan campur aduk ku mengenai satu kata yaitu Cinta.
Halooo umur 21 masih galau??? Yess..
Aku terlanjur trauma untuk masalah yang seperti ini, banyak teman yang mengatakan bahwa dalam hubungan percintaan aku selalu sial. Yah, ternyata setelah kupikir-pikir itu benar.
Terakhir kali aku menyukai teman SD ku yang kembali berkomunikasi setelah 12 tahun lamanya kami tak pernah berkabar. Saat kami kembali berkomunikasi walaupun hanya lewat sosial media aku mulai merasa nyaman. Tapi pada akhirnya aku akan kalah dengan orang yang berada disampingnya. Jadi, aku lebih baik menjauh dan menghilang. Karena perasaan ku yang terlalu sensitif yang tidak bisa menerima jika sesuatu menghianatiku.
Begitulah seorang perempuan. Tapi di sini aku akan sedikit membahas mengenai macam-macam perempuan
Lembut, keras, tegas, ragu-ragu, dan berbagai rupa rasa lainnya.
Sesama perempuan saja kami kadang-kadang masih suka kesal atau sensitif karena sangat sulit memahami perasaan perempuan lainnya. Pertengkaran sering terjadi hanya karena masalah sepele. Laki-laki pun tidak kalah bingungnya bila sudah menyangkut masalah perasaan perempuan.
Perempuan begitu memperhatikan hal detil. Ada yang salah sedikit dengan alisnya atau sepatunya atau bajunya atau juga jerawat satu di mukanya, atau kulitnya menjadi sedikit belang setelah berenang, dia bisa terus khawatir dan ngomel seharian. Padahal, bila ditanya pada laki-laki, apakah mereka memperhatikan apa yang sering diperhatikan perempuan bila ingin menarik perhatian
laki-laki? Apa jawab mereka? Ternyata laki-laki tidak terlalu perhatian dengan hal yang selama ini menjadi perhatian perempuan.
Satu lagi, perempuan suka pamer. Perasaannya akan berbunga-bunga beraneka warna kalau sudah dipuja-puji. Oleh karena itu, pakaian seksi yang terbuka di sana sini pun dipakai demi meraih setitik
pujian. Padahal, banyak laki-laki justru penasaran kalau melihat
wanita manis tapi berbalut pakaian yang tertutup.
Sedikit melihat perkembangan zaman yang semakin modern ini membuat saya agak sedikit berkata aduhhh, karena bisa kita lihat sendiri, perempuan-perempuan zaman sekarang terkadang sudah lupa diri. Pamer body, padahal body cengkreng kulit pas-pasan sama hidung gak seberapa sama bola bekel aja sudah sok dipamerin. Apalagi sekarang sudah banyak media sosial yang semakin canggih. Di uplod ingin dipuja puji disanjung cantik, lalu mendapat kenalan dari sosial media lalu diculik terus gituuuu deh.. Duh zaman sekarang udah serem.
Maka dari itu menjadi seorang perempuan patutnya memawas diri, menjaga diri, menghormati diri sendiri agar kelak kita menjadi suatu panutan yang baik.
Seorang laki-laki dikatakan baik jika ia mampu menghargai seorang perempuan. Dan perempuan dikatakan mulia jika ia senantiasa menghargai dirinya.